Advertisment Image

Perum Bulog Cabang Cirebon “Stok Beras Sebanyak 158.703 Ton Di Pastikan Aman”

Talenta news

Cirebon, – Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon telah menguasai stok beras yang disimpan didalam gudang sebanyak 158.703 ton.

Disampaikan Pimpinan Kantor Cabang Perum Bulog Cabang Cirebon, Imam Mahdi, bahwa dari stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang mencapai 5 juta ton secara nasional dipastikan aman.

“Stok beras di gudang Bulog di seluruh wilayah Indonesia saat ini memang betul mencapai 5 juta ton, menjadi bukti keberhasilan swasembada pangan di Indonesia. Dan ini merupakan stok beras tertinggi sepanjang sejarah sejak Indonesia merdeka,” jelas Imam Mahdi di Cirebon, Jumat (24/4/2026).

Imam menambahkan, stok beras yang sedemikian tinggi merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang mendukung tercapainya swasembada pangan. Hal ini juga merupakan pencapaian lanjutan dari periode tahun lalu.

Dengan cadangan yang kuat, Bulog tidak hanya berperan sebagai stabilisator, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam ekosistem pangan nasional. Stok ini menjadi instrumen strategis dalam meredam gejolak harga, mengantisipasi kondisi darurat, serta mendukung program-program pemerintah terkait bantuan pangan.

“Beras-beras tersebut saat ini telah menjadi stok yang merata di wilayah kerja Perum Bulog Cabang Cirebon,” tandasnya.

Sebagai operator pemerintah untuk mengelola pangan pokok beras, Perum Bulog ditegaskan Imam memiliki tugas untuk menyerap gabah langsung dari petani dengan harga Rp6.500/kg.

Gabah hasil serapan ini kemudian di olah menjadi beras untuk dipergunakan sepenuhnya sesuai penugasan dari Pemerintah dalam program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, program Bantuan Pangan (Banpang) dan juga untuk bantuan Bencana Alam.

“Kami juga terus optimis pencapaian serapan di Cirebon akan meningkat dibanding tahun lalu Gudang Bulog juga saat ini telah penuh, bahkan di Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan saat ini kami menyewa gudang. Sampai dengan saat ini, kami telah menyerap 159.047 ton gabah dari petani,” tambahnya.

Lebih dari itu, capaian ini menjadi energi baru bagi seluruh insan Bulog untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat peran strategis dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.

Semangat kolaborasi dengan petani, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan akan terus dijaga dan ditingkatkan.

“Kita semua paham bahwa hari ini kondisi global sedang tidak baik yang berpotensi memicu kenaikan harga pangan. Namun di Indonesia dan khususnya di Wilayah kerja Cabang Cirebon pangan pokok beras dalam kondisi melimpah. Untuk itu saya himbau masyarakat tidak perlu khawatir, Beras Bulog siap untuk dipergunakan sepenuhnya sesuai ketentuan Pemerintah dalam program SPHP dan Bantuan Pangan” pungkas Imam. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *